Pilandar Obat Apa? Kegunaan, Komposisi, dan Aturan Pakainya
Ditinjau oleh apt. Risha Farwina, S.Farm., Apoteker PT Sinar Kaliman Sehat
Pilandar adalah obat tradisional berbentuk pil produksi PT Sinar Kaliman Sehat (Melastoma), terdaftar di BPOM dengan nomor POM TR 032 424 471. Kegunaan yang terdaftar hanya satu: secara tradisional digunakan untuk membantu sirkulasi darah. Produk ini juga dikenal dengan nama Tung Shueh Pil.
Kalau kamu menemukan Pilandar di lemari obat orang tua, di apotek, atau disebut seorang teman, wajar kalau pertanyaan pertamanya sederhana: ini obat apa, dan cocok tidak untukku? Halaman ini kami tulis sebagai produsennya. Isinya mengikuti data registrasi produk, termasuk batas-batas yang perlu kamu tahu sebelum memutuskan minum.
Pilandar obat apa?
Pilandar termasuk golongan obat tradisional, yang sehari-hari lebih sering disebut jamu. Kamu bisa mengenalinya dari kode TR pada nomor izin edar dan logo JAMU di kemasan. Golongan ini berbeda dari obat bebas maupun obat resep. Khasiat obat tradisional didasarkan pada riwayat pemakaian turun-temurun, sehingga kalimat kegunaannya selalu diawali dengan “secara tradisional digunakan untuk”.
Untuk Pilandar, kalimat kegunaan yang terdaftar di BPOM berbunyi:
“Secara tradisional digunakan untuk membantu sirkulasi darah“.
Kata “membantu” di kalimat itu bukan basa-basi. Pilandar tidak diposisikan untuk menangani penyakit tertentu, dan hasil yang dirasakan tiap orang bisa berbeda. Kalau kamu melihat Pilandar dikaitkan dengan macam-macam keluhan lain di toko online atau media sosial, pegang kalimat di atas. Itulah acuan resminya.
Apa maksudnya “membantu sirkulasi darah”?
Sirkulasi darah adalah peredaran darah yang membawa oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh, lalu membawa sisa metabolisme kembali untuk dibuang. Ramuan seperti Pilandar berakar dari tradisi pengobatan Tiongkok, yang memandang peredaran darah yang lancar sebagai bagian dari tubuh yang terasa bugar. Di situlah konteks pemakaian tradisionalnya.
Supaya tidak salah harapan, ada tiga hal yang perlu diluruskan:
- Pilandar bukan pengencer darah. Produk ini tidak setara dengan obat resep dari dokter dan tidak dimaksudkan untuk dipakai sebagai gantinya.
- Pilandar bukan untuk keluhan yang penyebabnya belum jelas. Kesemutan yang menetap, kaki bengkak, atau nyeri dada perlu diperiksa dulu, bukan langsung ditangani sendiri.
- Pilandar tidak menggantikan kebiasaan sehari-hari. Banyak bergerak, cukup minum, dan tidak merokok tetap menjadi dasar peredaran darah yang baik.
Komposisi Pilandar
Berdasarkan informasi produk dari PT Sinar Kaliman Sehat, Pilandar dibuat dari kombinasi tujuh bahan alam berikut. Daftar bahan yang tercetak di kemasan tetap menjadi acuan utama.
| Nama bahan di komposisi | Dikenal juga sebagai |
|---|---|
| Myrrha Commiphora | Getah mur |
| Eucommiae Cortex | Kulit batang Eucommia (du zhong) |
| Carthami Flos | Bunga kasumba (safflower) |
| Aucklandiae Radix | Akar Aucklandia (mu xiang) |
| Dipsaci Radix | Akar Dipsacus (xu duan) |
| Achyranthis Bidentatae Radix | Akar Achyranthes (niu xi) |
| Curcumae Longae Rhizoma | Rimpang kunyit |
Nama di kolom kiri adalah nama simplisia, yaitu penamaan baku bahan obat tradisional. Kata terakhir menunjukkan bagian yang dipakai: cortex berarti kulit batang, flos bunga, radix akar, dan rhizoma rimpang. Kalau kamu punya riwayat alergi terhadap salah satu bahan tersebut, termasuk kunyit, sebaiknya jangan dikonsumsi.

Aturan pakai dan penyimpanan
Aturan pakai untuk dewasa: 3 kali sehari, 4 pil.
Minum dengan air putih dan usahakan pada jam yang kurang lebih sama setiap hari supaya tidak terlewat. Satu kemasan berisi 2 strip pil, jangan menambah jumlah pil sendiri karena merasa belum ada perubahan. Aturan pakai disusun untuk jumlah tersebut, dan menambahnya tidak membuat manfaatnya lebih besar.
Simpan di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauh dari jangkauan anak-anak. Tutup kembali kemasannya dengan rapat setelah dibuka.
Yang perlu diperhatikan sebelum minum
Terdaftar di BPOM berarti produk sudah dievaluasi mutu dan keamanannya untuk kegunaan yang terdaftar. Itu tidak berarti cocok untuk semua orang dan semua kondisi. Bicarakan dulu dengan dokter atau apoteker bila kamu:
- Sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui
- Sedang minum obat pengencer darah atau obat rutin lain dari dokter
- Akan menjalani operasi atau cabut gigi dalam waktu dekat
- Punya gangguan perdarahan, mudah memar, atau haid yang sangat banyak
- Punya penyakit menahun dan sedang dalam perawatan dokter
Daftar ini kami tulis sebagai anjuran berhati-hati. Produk yang kegunaannya berhubungan dengan peredaran darah sebaiknya tidak dicampur sendiri dengan obat yang juga memengaruhi darah tanpa sepengetahuan tenaga kesehatan.
Reaksi yang perlu diwaspadai
Setiap obat, termasuk obat tradisional, bisa memicu reaksi yang berbeda pada tiap tubuh. Hentikan konsumsi dan periksakan diri bila muncul:
- Gatal, ruam, atau bentol di kulit
- Bengkak di wajah, bibir, atau kelopak mata
- Sesak napas
- Mual, nyeri ulu hati, atau diare yang tidak biasa
- Memar tanpa sebab yang jelas, gusi berdarah, atau mimisan
Bengkak di wajah dan sesak napas adalah tanda reaksi alergi yang butuh pertolongan segera. Jangan menunggu sampai besok.
Kapan keluhan peredaran darah perlu diperiksakan ke dokter?
Banyak orang mencari produk untuk sirkulasi darah karena tangan sering kesemutan, kaki terasa dingin, atau badan cepat pegal. Sebagian besar keluhan itu ringan dan berkaitan dengan posisi tubuh atau kurang gerak. Tapi ada pola yang sebaiknya tidak ditangani sendiri. Periksakan diri bila:
- Kesemutan atau kebas menetap berhari-hari, atau makin meluas
- Satu kaki bengkak, terasa hangat, dan nyeri
- Betis nyeri setiap kali berjalan dan reda saat berhenti
- Jari tangan atau kaki pucat kebiruan dan terasa dingin
- Luka di kaki sulit menutup
Segera ke IGD bila muncul nyeri dada, sesak mendadak, wajah mencong, bicara pelo, atau lemah di satu sisi tubuh. Kondisi seperti itu berpacu dengan waktu dan tidak boleh ditunda dengan minum obat apa pun di rumah.
Kebiasaan yang ikut menjaga peredaran darah
Obat tradisional paling masuk akal dipakai sebagai pendamping kebiasaan sehat, bukan penggantinya. Beberapa kebiasaan ini sederhana, tapi pengaruhnya nyata:
- Bergerak tiap 30 sampai 60 menit. Kalau pekerjaanmu banyak duduk, berdiri dan berjalan sebentar sudah membantu aliran darah di kaki.
- Jalan kaki rutin. Sekitar 30 menit sehari, lima hari seminggu, sudah cukup sebagai awal.
- Cukup minum. Warna urin kuning muda bisa menjadi patokan sederhana.
- Berhenti merokok. Rokok mempersempit pembuluh darah dan ini termasuk hal yang paling besar pengaruhnya.
- Jangan menyilangkan kaki terlalu lama dan hindari pakaian yang terlalu ketat di pinggang atau paha.
Cara memastikan Pilandar yang kamu beli asli
- Cek nama di kemasan: Pilandar, dengan logo JAMU dan merek Melastoma.
- Cocokkan nomor TR032424471 di situs resmi cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile. Hasilnya harus menampilkan pendaftar PT Sinar Kaliman Sehat.
- Periksa segel dan kondisi kemasan. Jangan diminum bila kemasan rusak atau pil berubah bau dan warna.
- Periksa tanggal kedaluwarsa sebelum diminum.
Pilandar diproduksi oleh PT Sinar Kaliman Sehat di fasilitas yang telah bersertifikat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik). Informasi produk dan ketersediaannya ada di halaman Pilandar, dan produk Melastoma lain di kelompok yang sama bisa dilihat di kategori Pegal Linu, Sendi & Otot.

Pertanyaan yang sering muncul
Jika keluhan berlanjut atau memberat, segera konsultasikan ke dokter.
